Kamis 3 Apr 2025

Notification

×
Kamis, 3 Apr 2025

Iklan

Iklan

Sosialisasi Rencana Pembangunan Pabrik Pengolahan Pasir Silika, Ada Yang Menolak

05 Juni 2024


Bangka, zonamerdeka.com -- Sosialisasi dan konsultasi publik rencana pembangunan pabrik pengolahan pasir silika yang akan dilakukan PT Naga Mas Sumatera, di kawasan Jelitik Sungailiat, ada yang menolak. Giat yang digelar, Rabu (05/06/2024) di Hotel Manunggal, berjalan lancar meski diwarnai pro kontra. 


Usai kegiatan, Perwakilan PT Naga Mas Sumatra, M.Reza Jayadi menjelaskan bahwa kegiatan berjalan lancar dan pihak PT. NMS tidak bersentuhan dengan konflik di Muara Air Kantung. Sebab selama ini kita tahu sama tahu, kita fyur murni mau membangun industri. Seperti smelter-smelter yang ada di kawasan Jelitik, bahkan mereka tidak melakukan konsultasi publik. Tapi karena kita akan menggunakan ruang laut, tentu menggunakan pelabuhan, "Pada dasarnya pembangunan pabrik pengolahan pasir silika untuk mensejahterakan masyarakat, " jelas Reza Jayadi. 


Dia menambahkan bahwa giat ini juga mengenai amdal sekaligus sosialisasi menjelaskan ke masyarakat, "Setelah ini tim amdal akan melakukan pengkajian, apabila perizinan analisa dampak lingkungan sudah keluar, baru melangkah kearah selanjutnya, " ujar Reza. 


Sementara Kepala DLH Bangka, Ismir Rachmaddinianto yang hadir dalam kegiatan tersebut mengingatkan agar PT. Naga Mas Sumatera untuk memperbaiki perizinannya, "Hal itu penting agar tidak muncul permasalahan di kemudian hari, "tuturnya.


Sekelompok Organisasi Menolak

Disisi lain usai pertemuan Sekretaris HNSI (Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia) Bangka, versi Bogor Slamet Riyadi menegaskan, bahwa HNSI dan kelompok -kelompok organisasi Forum Silahturahmi Pesisir Bangka, tetap sepakat menolak. Dasarnya PT. NMS belum jelas segala perizinannya, terkait rencana pembangunan pabrik pengolahan pasir silika, "Kita tegas menolak, karena juga tidak ada efek terhadap nelayan yang ada di pelabuhan perikanan Sungailiat. Keinginan kita sederhana saja, alur muara normal dan nelayan lancar dalam mencari nafkah sehari-hari, " ujar Slamet Riyadi. (eru)





ikuti zonamerdeka.com di Google News

klik disini


close